Maturity Model Software Maintenance
Maturity model adalah suatu metode untuk mengukur level pengembangan
manajemen proses, yang berarti adalah mengukur sejauh mana kapabilitas
manajemen tersebut. Seberapa bagusnya pengembangan atau kapabilitas manajemen
tergantung pada tercapainya tujuan-tujuan COBIT yang.
Software
maintenance, modifIkasi produk software setelah ia
dikeluarkan, untuk mengoreksi kesalahan, untuk meningkatkan penampilan atau
atribut lainnya, atau untuk menyesuaikan produk dengan lingkungan yang telah
berubah.
Software Maintenance
Software maintenance adalah proses memodifikasi
sistem perangkat lunak (software) yang bertujuann untuk memperbaiki kesalahan,
memperbaiki atribut lain atau kinerjanya atau mengubah untuk memudahkan proses
adaptasi terhadap perubahan lingkungan sekitarnya. Ada 4 jenis maintenance
yaitu :
·
Corrective
Maintenance yang dilakukan untuk memperbaiki
kesalahan pada perangkat lunak dan kuat. Dalam pelaksanaannya memerlukan keterampilan
interpersonal yang kuat.
·
Adaptive
Maintenance yang dilakukan untuk membuat sebuah
program komputer yang dapat digunakan dalam lingkungan yang berbeda.
·
Perfective
Maintenance yang dilakukan untuk meningkatkan
kinerja atau atribut laindalam program komputer.
·
Preventative
Maintenance yang dilakukan untuk mencegah sebelum
terjadinya masalah. Dari keempat jenis maintenance ini, perfective merupakan
langkah pemeliharaan yang paling sering dilakukan organisasi/perusahaan.
Lalu ada tahapan software maintenance, karena
software maintenance merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mendukung sistem
software maka kegiatan software maintenance terdiri atas :
·
Pelaksanaan proses
implementasi
·
Masalah dan analisa
modifikasi
·
Penerapan modifikasi
·
Pengulangan
pemeliharaan
·
Pemindahan dan
penghentian
Aspek Kegiatan
Maintenance
Aktivitas pemeliharaan yang pertama
terjadi karena asumsi yang salah pada saat uji coba yaitu kesalahan-kesalahan
tersembunyi pada perangkat lunak yang cukup besar. Menurut O’Brien (2005) bahwa
dibutuhkan pembagian kegiatan maintenance ke dalam empat aspek. Pemeliharaan
perangkat lunak dapat dibedakan menjadi:
- Adaptive, diartikan sebagai modifikasi sistem untuk mengatasi perubahan lingkungan software. Aktivitas yang kedua ini terjadi karena pertumbuhan atau perkembangan perangkat lunak atau perangkat keras sehingga memerlukan modifikasi dari perangkat lunak yang telah dibuat.
- Perfective, diartikan sebagai tindakan baru implementasi atau perubahan pengguna peralatan yang mana memperhatikan fungsi tambahan untuk software. Aktivitas ini terjadi pada saat perangkat lunak yang telah dibuat dan dilakukan uji cobs kemudian dipergunakan oleh user. Setelah dipergunakan oleh user mungkin timbul permintaan tambahan fungsi sesuai dengan keinginan pemakai.
- Corrective, diartikan sebagai deteksi dan perbaikan masalah, yang ditemukan oleh pengguna. Aktivitas ini terjadi pada saat produk dipakai dan hasil yang didapat oleh pamakai baik berupa kesalahan yang timbul maupun kesalahan dalam bentuk keluaran yang tidak sesuai.
- Preventive, diartikan sebagai peningkatan kemampuan software atau reabilitas untuk menghindari masalah di masa yang akan datang. Pemeliharaan yang terakhir dilakukan untuk menghadapi kemajuan perangkat lunak atau perangkat keras di masa mendatang, umpamanya penambahan fungsifungsi atau melengkapi fungsi-fungsi yang telah ada.
Maintenance
Activity
Aktivitas penting untuk maintenance
perangkat lunak adalah perencanaan. Jika tahap development berlangsung 1-2
tahun, maka fase maintenance berlangsung selama bertahun-tahun. Memperkirakan
secara akurat sumber daya yang digunakan adalah elemen kunci dalam rencana
maintenance. Sumber daya yang didalamnya termasuk biaya harus dimasukkan dalam
rencana anggaran proyek. Rencana maintenance harus
dimulai dengan membuat atau menentukan tujuan kualitas perangkat lunak. Konsep
dan perencanaan maintenance :
·
Mengandung
ruang lingkup (scope) maintenance perangkat lunak.
·
Proses
setelah perangkat lunak selesai.
·
Harus
diketahui siapa yang akan melakukanmaintenance.
·
Perkiraan
biaya maintenancesiklus hidup perangkat lunak.
Teknik-teknik Maintenance
Software maintenance yang efektif
dilakukan dengan teknik yang spesifik atau khusus untuk maintenance. Beberapa
teknik praktis yang biasa diapakai maintener akan dijelaskan di bawah ini:
- Program Comprehension
- Reengineering
- Reverse engineering
- Impact Analysis
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar