Pages

ILMU BUDAYA DASAR 2

Jumat, 01 Mei 2015









MANUSIA DAN CINTA KASIH


1. PENGERTIAN CINTA KASIH

            Cinta dan Kasih adalah sesuatu yang sangat berkesan bagi semua manusia Makna cinta dan kasih yaitu sama semua menghasilkan makna yang tiada batas. Cinta adalah kekuatan manusia yang paling tinggi oleh karena itu semua orang memiliki cinta. Selain itu Cinta juga sumber kekuatan dari segalanya, kita tidak akan dapat mewujudkan setiap impian kita tanpa cinta karena cinta dapat memberikan dorongan dan motivasi terhadap diri seseorang.untuk menghasilkan sesuatu yang dinginnkan dapat tercapai dengan indah. Sedangkan kasih adalah perasaan sayang atau cinta kepada atau sangat menaruh belas kasihan. sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta, Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Banyak orang memaknakan arti cinta itu kepada pasangannya dan sedangkan kasih itu diberikan kepada ibu,ayah, adik,kakak, nenek,kakek,teman,sahabat,saudara lainya bahkan kita bisa memberikan kasih kepada orang lain yang belum kita kenal sebelumnya. walah sejauh ini terlihat berbeda antara cinta dan kasih, tetapi makna yang sesungguhnya adalah sama­sama memiliki rasa sayang terhadap seseorang.


 2. CINTA MENURUT AJARAN AGAMA


            Mungkin bisa dikatakan bahwa cinta adalah hal yang sangat berarti bagi diri kita sepanjang hidup kita , kasih dimana sesuatu yang memiliki hal yang sangat berarti untuk saling mengasihi antara sesame manusia. Bila kata cinta dan kasih digabungkan menjadi satu menjadi cinta kasih ,akan menjadi kata yang sangat bermakna bagi hidup kita.

           Cinta sendiri sangat sakral bagi hidup kita saling mencintai , saling menyayangi dan saling pengertian ,  dimana semua ini berhubungan dengan perasaan yang ada dalam hati yang timbul dari ketertarikan pada suatu lawan jenis yang menjadi ingin rasa memiliki dan menjadi sepasang yang tak ingin lepas dari sesuatu tersebut. Kasih yang menjadi pelengkap dari kata cinta yang satu sama lain saling mengasihi dan menjaga hati dengan baik . tetapi cinta jangan dilaksanakan dengan NAFSU dan GENGSI. Kenapa dengan  NAFSU dan GENGSI karena kita memilih orang tersebut bukan karena iri yang hanya mengikuti hawa nafsu saja dan malu terhadap lingkungan sekitar. Pasti anda pernah mendengar pepatah “ kalau jodoh ga kan kemana”, nah dalam hal ini bisa dikatakan kita memilih dengan sabar jangan terburu buru ,kita telaah mana yang cocok dengan diri kita. Bila kita laksanakan dengan baik , kita akan merasa nyaman dan senang. Zaman sekarang bisa dikatakan semakin ke zaman akan semakin cepat orang merasakan cinta kasih, lalu satu lagi, pacar akan menuruti kata pacarnya dibandingkan dengan orang tuanya , nah kita harus tahu betul , apakan cinta kasih kita direstui atau tidak, karena apabila tidak maka akan menjadi hubungan tidak baik
            Cinta dalam agama islam. Simpang siur tentang cinta dalam agama islam , bisa diartikan sebenarnya tidak boleh dikarenakan belum muhrim , karena dalam agama islam belum boleh mencintai dan memiliki lawan jenis sebelum menikah , apabila sudah menikah , baru boleh mencintai dan meiliki.
            Sebenarnya cinta dalam agama islam adalah cinta kita terhadap sang pencipta , kita cinta terhadap semua yang telah diciptakan demi meneruskan hidup di dunia yang harus kita syukuri atas segala rahmat dan karunia yang telah diberikan kepada kita di dunia , jangan lah kau mendustai apa yang telah diberikan oleh Allah Swt , kita harus cinta melaksanakan segala apa yang telah diperintahkan dan menjauhi segala larangannnya. 

3. KASIH SAYANG


            Menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S.Porwadarminta, kasih sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Apabila suatu hubungan cinta diakhiri dengan sebuah pernikahan maka hal ini akan menimbulkan perasaan yang lebh dewasa lagi dan juga menuntut agar suatu hubungan tersebut lebih bertanggung jawab, perasaan inilah yang disebut dengan kasih sayang, mengasihi, atau saling menumpahkan kasih sayang.


4. KEMESRAAN


            Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu:·         Kemesraan dalam Tingkat Remaja, terjadi dalam masa puber atau genetal pubertas yaitu dimana masa remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuat.

·         Kemesraan dalam Rumah Tangga, terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun tahun wal perkawinan, kemesraan masih sangat terasa, namun bisa sudah agak lama biasanya semakin berkurang.
·         Kemesraan Manusia Usia Lanjut, Kemsraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya. Pada masa ini diwujudkan dengan jalan – jalan dan sebagainya.

5. PEMUJUAAN


            Pemujaan adalah perwujudan cinta manusia terhadap Tuhan. Kecintaan manusia terhadap Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupaan manusia. Hal ini dikarenakan pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupaan yang sebenarnya. Penyebab hal tersebut terjadi karena Tuhan pecipta alam semesta. Seperti dalam surat Al-furqan ayat 59-60 yang menyatakan: “dia yang menciptakan langit dan bumi beserta apa-apanya diantara keduanya dalam 6 rangkaian masa, kemudian dia bertahta diatas singgah sananya. Dia maha pengasih, maka tanyakanlah kepadaNya tentang soal-soal apa yang perlu diketahui.” Selanjutnya ayat 60, “bila dikatakan kepada mereka, sujudlah kepada Tuhan yang Maha Pengasih.”

            Kalau manusia cinta kepada Tuhan karena Tuhan sungguh maha Pengasih dan Maha Penyayang. Kecintaan manusia itu dimanivestasikan dalam bentuk pemujaan atau sembahyang. Dalam kehidupan manusia terdapat berbagai cara pemujaan sesuai dengan agama,kepercayaan,kondisi dan situasi. Sembahyang dirumah, dimasjid, digereja,dipura,dicandi, bahkan ditempat yang dianggap keramat merupakan perwujudan dari pemujaan kepada Tuhan. Oleh karena itu, pemujaan ini sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhannya. Hal itu berarti manusia mohon ampun atas segala dosanya,mohon perlindungan,mohon dilimpahkan kebijaksanaan,dsb.
            Pemujaan dapat menimbulkan daya kreatifitas pecintanya dengan cara mencipta. Banyak kita temui Arca-arca yang menggambarkan dewa-dewa yang dipuja dalam kesenian pahat.
            Seni tari pun ada pula yang bersifat mengagungkan nama Tuhan atau yang dianggap “Tuhan”. Misalnya Tari Sanghyang Dedari dan Tari Sangyang Jaran di Bali adalah Tarian yang bersifat Keagamaan. Tarian ini hanya ditarikan pada upacara agama, tidak boleh ditonton oleh para turis, penontonnya pun terbatas serta ditarikan pada dini hari tidak sembarang waktu.
            Di Jawa pemujaan diungkapkan dalam bentuk wayang kulit. Dalang wayang kulit dianggap orang lebih daripada orang awam.
            Dalam seni musik, banyak didendangkan lagu yang bersifat mengagungkan nama Tuhan. Lagu-lagu keagungan Tuhan bukan hanya terdapat dalam agama Kristen atau Katholik saja, gama Islam,agama Hindu dan Agama Buddha pun mengenal lagu-lagu keagungan Tuhan. Bahkan lagu modern pun ada lagu yang mengagungkan nama Tuhan.

6. BELAS KASIHAN


            Belas kasihan adalah emosi manusia yang muncul akibat melihat penderitaan orang lain. Rasa belas kasihan membuat orang-orang merasa iba sehingga ingin menolong atau memberikan sesuatu yang bisa membahagiakan atau meringankan beban orang-orang yang mengalami kesulitan atau musibah.Belas kasihan juga dilandaskan dengan rasa kasih sayang sesama manusia. Jadi sesama umat manusia kita harus saling tolong menolong untuk meringankan beban setiap orang yang mengalami kesulitan. Sehingga setiap orang dapat merasakan kebahagiaan.


7. CINTA KASIH EROTIS


Dalam cinta kasih persaudaraan merupakan cinta kasih antar orang yang sama dan sebanding. Sedangkan cinta kasih ibu merupakan cinta kasih terhadapa orang lemah yang tanpa daya. Walaupun terdapat perbedaan besar antara keduanya tetapi mempunyai kesamaan bahwa pada hakekatnya cinta kasih tidak terbatas hanya seorang saja. Berlawanan dengan 2jenis cinta kasih diatas adalah cinta kasih erotis yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya.Cinta kasih erotis seringkali dicampur baurkan dengan pengalaman yang eksplosif berupa jatuh cinta. Mulai dari pengalaman intimitas, kemesraan yang tiba-tiba atau sementara saja. Cinta kasih erotis adalah rasa cinta yang dipenuhi oleh nafsu dan rasa ingin lebih memiliki lebih.


8. CERITA



Dari awal manusia dilahirkan ke dunia, mereka sudah mengenal dan merasakan cinta kasih. Cinta kasih dapat kita dapatkan dari banyak orang, seperti cinta kasih dari orang tua, cinta kasih dari keluarga, cinta kasih dari teman, cinta kasih dari seorang kekasih, cinta kasih dari sahabat. Cinta kasih terbukti mampu membentuk sifat baik dalam diri seseorang.
Seseorang yang dibesarkan degan cinta kasih akan menanamkan cinta kasih dalam perilakunya. Cinta kasih yang saya rasakan dari orang tua sangatlah besar. Mereka membesar kan saya dengan cinta yang tulus. Terkadang saya sering mendapat omelan dari orang tua saya, tapi saya menyadari bahwa itu semua untuk kebaikan saya. Pengorbanan seorang ibu saat melahirkan, pengabdian seorang ibu dalam membesarkan saya, serta kerja keras seorang ayah adalah bukti cinta kasih yang sangat tulus saya rasakan dari orang tua saya.
Orang tua saya juga selalu mengajarkan saya untuk saling mengasihi satu sama lain antara kakak beradik. Seabagai seorang anak bungsu saya, saya memiliki kakak yang senantiasa melindungi dan menjadi orang tua kedua buat saya.Mereka sangat memperhatikan saya. Selain dari keluarga , cinta kasih juga saya rasakan dari sahabat dan teman.
Sahabat yang sesungguhnya adalah seorang yang menaruh kasih disetiap waktu. Mereka menjadi tempat kita bercerita dan bersandar. Seorang yang mau menjadi pendengar yang baik. Beruntungnya saya memiliki sosok seperti ini dalam kehidupan saya. Mereka dapat menjadi saudara untuk saya. Disaat saya membutuhkan seseorang untuk mendengarkan cerita saya, mereka selalu ada dan menyediakan waktu.

Cinta kasih juga dapat kita rasakan dalam dunia kerja kita. Pengalaman yang pernah saya rasakan adalah bagaiana saya saling membantu dalam pekerjaan, saling menghargai dan saling bertoleransi. Tentunya ini sangat bermanfaat juga dalam pekerjaan kita. Selain itu dalam kehidupan bertetangga kita juga harus menanamkan cinta kasih. Saat hari raya keagamaan saya terbiasa untuk saling berkunjung . Manusia tidak bisa dilepaskan dari cinta kasih. Karena cinta kasih menyangkut hubungan manusia dengan sesamanya.

MANUSIA DAN PENDERITAAN

1. PENGERTIAN PENDERITAAN

Penderitaan adalah menanggung atau menjalani sesuatu yang sangat tidak menyenangkan yang dapat di rasakan oleh manusia. Setiap manusia pasti pernah mengalami penderitaan baik secara fisik maupun batin. Penderitaan juga termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Namun, peranan individu juga menentukan berat tidaknya suatu intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang di anggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan suatu penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan kebahagian. Memang harus diakui, di antara kita dan dalam masyarakat masih terdapat banyak orang yang sungguh-sungguh berkehendak baik, yaitu manusia yang merasa prihatin atas aneka tindakan kejam yang ditujukan kepada sesama manusia yang tidak saja prihatin, melainkan berperan serta mengurangi penderitaan sesamanya, bahkan juga berusaha untuk mencegah penderitaan atau paling tidak menguranginya, serta manusia yang berusaha keras tanpa pamrih untuk melindungi, memelihara dan mengembangkan lingkungan alam ciptaan secara berkelanjutan. Ada keinginan alamiah manusia untuk menghindari penderitaan. Tetapi justru penderitaan itu merupakan bagian yang terkandung di dalam kemanusiaannya.


2. SIKSAAN


           Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rohani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan. Siksaan yagn sifatnya psikis bisa berupa : kebimbangan, kesepian, ketakutan. Ketakutan yang berlebih-lebihan yang tidak pada tempatnya disebut phobia. Banyak sebab yang menjadikan seseorang  merasa ketakutan antara lain: claustrophobia dan agoraphobia, gamang, ketakutan, kesakitan, kegagalan. Para ahli ilmu jiwa cenderung berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu problema psikologis yang dalam, yang harus ditemukan, dihadapi, dan ditaklukkan sebelum phobianya akan hilang.Sebaliknya ahli-ahli yang merawat tingkah laku percaya bahwa suatu phobia adalah problemnya dan tidak perlu menemukan sebab-sebabnya supaya mendapatkan perawatan dan pengobatan. Kebanyakan ahli setuju bahwa tekanan dan ketegangan disebabkan oleh karena si penderita hidup dalam keadaan ketakutan terus menerus, membuat keadaan si penderita sepuluh kali lebih parah.


3. KEKALUTAN MENTAL


          Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar. Gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah:

1.    nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
2.   nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah
Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
1.    gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita bais jasmani maupun rohani
2.    usaha mempertahankan diri dengan cara negatif
3.    Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
1.    Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
2.    terjadinya konflik sosial budaya
3.   Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial
         Proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya ke arah positif dan negatif. Positif; trauma jiwa yang dialami dijawab dengan baik sebagai usaha agar tetap survei dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajud, ataupun melakukan kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam hidupnya. Negatif; trauma yang dialami diperlarutkan sehingga yang bersangkutan  mengalami frustrasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan. Bentuk frustrasi antara lain:
1.    agresi berupa kemarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terjadi hipertensi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya
2.    regresi adalah kembali pada pola perilaku yang primitif atau kekanak-kanakan
3.    fiksasi; adalah peletakan pembatasan pada satu pola yang sama (tetap) misalnya dengan membisu
4.    proyeksi; merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negatif kepada orang lain
5.    Identifikasi; adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imajinasinya
6.    narsisme; adalah self love yang berlebihan sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior dari pada orang lain
7.    autisme; ialah menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, ia puas dengan fantasinya sendiri yang dapat menjurus ke sifat yang sinting. Penderitaan kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan seperti :
1.    kota – kota besar
2.    anak-anak muda usia
3.    wanita
4.    orang yang tidak beragama
5.    orang yang terlalu mengejar materi

4. PENDERITAAN DAN PERJUANGAN


            Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik berat ataupun ringan yang bersifaat kodrati yang sudah menjadi konsekwensi hidup manusia. Karena terserah kepada manusia itu sendiri untuk berusaha mengurangi penderitaan itu semaksimal mungkin, bahkan menghindari atau menghilangkan sama sekali. Sehingga manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menganggap sebagai rangkaian penderitaan, melainkan optimis, berusaha mengatasi kesulitan hidup.Dalam hal ini penderitaanpun mempuyai hubungan dengan perjuangan yaitu terletak pada sifatnya , biasanya perjuangan merupakan suatu usaha dalam melepas dari penderitaan tersebut , Lain halnya bisa terkait lagi bila kita akan memperjuangkan sesuatu pasti kita harus melewati bebrapa penderitaan untuk mencapai target dan Pembebasan dari penderitaan pada hakekatnya meneruskan kelangsungan hidup. Caranya ialah berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alam lingkungan, masyarakat sekitar, dengan waspada, dan disertai doa kepada Tuhan supaya terhindar dari bahaya dan malapetaka. Manusia hanya merencanakan dan Tuahan yang menentukan. Kelalaian manusia merupakan sumber malapetaka yang menimbulkan penderitaaan. Penderitaan yang terjadi selain dialami sendiri oleh yang bersangkutan, mungkin juga dialami oleh orang lain. Bahkan mungkin terjadi akibat perbuatan atau kelalaian seseorang, orang lain atau masyarakat menderita.


5. PENDERITAAN DAN SEBAB-SEBABNYA


        Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut:

a.    Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia.
       Penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya. Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk. Nasib buruk mi dapat diperbaiki manusia supaya menjadi baik. Dengan kata lain, manusialah yang dapat memperbaiki nasibnya. Perbedaan nasib buruk dan takdir, kalau takdir, Tuhan yang menentukan sedangkan nasib buruk itu manusia penyebabnya.
b.    Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/azab Tuhan.
       Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit atau siksaan/azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan optimisme dapat merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu. Banyak contoh kasus penderitaan semacam mi dialami manusia. Beberapa kasus penderitaan dapat diungkapkan bentuk ini:
1. Seorang anak lelaki buta sejak dilahirkan, diasuh dengan tabah oleh orang tuanya. Ia disekolahkan, kecerdasannya luar biasa. Walaupun ia tidak dapat melihat dengan mata hatinya terang benderang. Karena kecerdasannya, ia memperoleh pendidikan sampai di Universitas, dan akhirnya memperoleh gelar Doktor di Universitas Di Sorbone Perancis. Dia adalah Prof. Dr. Thaha Husen, Guru besar Universitas di Kairo Mesir.
2.  Nabi Ayub mengalami siksaan Tuhan, Tetapi dengan sabar ia menerima cobaan ini. Bertahun-tahun ia menderita penyakit kulit, sehingga istrinya bosan memeliharanya, dan ia dikucilkan. Berkat kesabaran dan pasrah kepada Tuhan, sembuhlah Ia dan tampak lebih muda, sehingga istrinya tidak mengenalinya lagi. Di sini kita dihadapkan kepada masalah sikap hidup kesetiaan, kesabaran, tawakal, percaya, pasrah, tetapi juga sikap hidup yang lemah, seperti kesetiaan dan kesabaran sang istri yang luntur, karena penyakit Nabi Ayub yang lama.

6. PENGARUH PENDERITAAN


         Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negatif. Sikap negatif misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri. Sikap mi diungkapkan dalam peribahasa “sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”, “nasi sudah menjadi bubur”. Kelanjutan dan sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup.

         Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dan penderitaan, dan penderitaan itu adalah hanya bagian dan kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti, misalnya anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa; anti ibu tiri, ia berjuang melawan sikap ibu tiri; anti kekerasan, ia berjuang menentang kekerasan, dan lain-lain.Apabila sikap negatif dan sikap positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton, maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilaiannya.Penilaian itu dapat berupa kemauan untuk mengadakan perubahan nilai-nilai kehidupan dalam masyarakat dengan tujuan perbaikan keadaan. Keadaan yang sudah tidak sesuai ditinggalkan dan diganti dengan keadaan yang lebih sesuai. Keadaan yang berupa hambatan harus disingkirkan.

7. CERITA


Gak terasa, 2015 udah ngelewatin bulan Februari. Padahal baru kemarin bulan Januari. Waktu cepat berlalu, ya? Ah, enggak juga. Bulan Februari, bulan yang katanya bulan penuh cina.. maaf, penuh cinta maksudnya, hanya karena perayaan Valentine yang jatuh pada tanggal 14 Februari, dan cuma sehari doang, disebut penuh cinta??? Gue kok agak kurang setuju, ya? Karena apa? Karena dibulan ini pernah kesabaran saya diuji, kepercayaan saya disia-siakan, dan sayang saya di acuhkan. Sebut saja si D*O*N*G*O (maaf disensor, guna tidak menyakiti perasaan orang lain).
Ngomong-ngomong soal si D ini, jadi begindang ceritanyo... Saya pribadi ngerasa biyasa aja sama si D, awalnya. Tapi dari hari ke hari, si D ini pingter banget cari muka, cari perhatian dan cari pekerjaan. Lahhh, yang terakhir bukan woi, dia masi sekolah!!! Jarak dari kelas saya ke kantin sekolah saya jauh, mesti naik ojek, makanya klo udah jam istirahat saya suka males dan kadang lebih milih duduk manis di bangku depan kelas, karena suasananya yang adem ditambah galon aer minum, kamar mandi dalem sama kulkas. Perbulannya 900 ribu. Tunggu ini koridor kelas apa tempat kost?! Nah dari sebrang sebelah sana kira-kira kelas D ini berada. Karena saya sekarang ngantuk, gatau gimana kejadiannya, kapan harinya dan dengan cara apa, saya sama si D ini jadian.
Seminggu pertama, membahagiakan, menyenangkan, dan menyemangati. Saya anter dia sepulang sekolah, saya bawain bubur sewaktu dia sakit, saya bikinin kopi buat tukang, ngaduk semen, nyetak batako. Lah(?). Minggu kedua, membahagiakan, menyenangkan tapi dia lupa menyemangati. Pesan terkirim tapi tidak dibaca. Dibaca tapi tidak dibales. Dibales tapi saya sudah mimpi Dian Sastrowardoyo. Sore dia tidur saya melek. Malem saya tidur dia melek buat jaga komplek. Minggu ketiga, membahagiakan tapi dia tidak menyenangkan dan tidak menyemangati. Gampang marah, egois, impulsiv, kurang sabar, dan kurang bijaksana. Minggu ke empat, dia males membahagiakan, tidak menyenangkan dan lupa menyemangati. Di minggu ini, akhirnya setelah saya googling di mbah gugel, dia ketauan bermain dengan pria hidung belalang. Saya banyak sabar, saya banyak nyari tau, saya banyak ikhlas dan saya banyak buang air besar. Sabar tapi nyesek, nyari tau tapi kecewa, ikhlas tapi gak ridho. Tapi ya mau gimana, melepaskan memang sulit, tapi bertahan dengan orang yang hati nya sudah pergi ke entah berantah itu lebih sulit dan menyakitkan. Jadi kesimpulannya adalah ada yang lebih sulit daripada mengikhlaskan dan kehilangan yaitu menerima kenyataan bahwa kita bukan yang dia cari. Dan hubungan saya berakhir.
Tuhan senantiasa berada diantara orang-orang yang bersabar, dan yak! Tuhan memberikan lebih dari apa yang gue minta! Cewek yang awalnya males answer telfon saya, jual mahal, dan cuek, tapi konon katanya dia begitu karena sedang menguji seberapa serius orang yang mendekatinya. Saya kembali menuliskan tinta kebahagiaan di lembar percintaan. Makan terasa mengenyangkan, dia itu menenangkan, dan makan bareng dia itu menyenangkan! Saya baru setuju kalo Februari itu bulan yang penuh cinta bukan cina. Saya gatau ujungnya nanti akan bagaimana, tapi yang saya tau, rencana Tuhan selalu luar biasa.

Shally Khariza Herman, semoga kita tak sesingkat kalimat ini.


ILMU BUDAYA DASAR 1

Minggu, 22 Maret 2015

BAGIAN I

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Manusia dan kebudayaan merupakan dua hal yang sangat erat terkait satu sama lain. Dalam uraian ini kita membahas tentang pengertian dasar tentang manusia dan kebudayaan. Uraian ini dimaksudkan untuk memberikan dasar yang lebih kuat.
A. MANUSIA
Manusia di alam dunia ini memegang peranan yang unik, dan dapat dipandang dari banyak segi.
Dalam ilmu eksakta, manusia dipandang sebagai kumpulan dari partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia (ilmu kimia).
Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan mempakan kumpulan dari energi (ilmu Fisika).
Manusia merupakan mahluk biologis yang yang tergolong dalam golongan mahluk mamalia (biologi).
Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan mahluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus (ilmu ekonomi).
Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri (sosiologi).
Makhluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan (politik).
Makhluk yang berbudaya, sering disebut homo-humanus (filsafat), dan lain sebagainya.
Dari definisi diatas kita dapat melihat bahwa manusia selain dapat dipandang dari banyak segi, juga mempunyai banyak kepentingan.
Ada dua pandangan yang akan kita jadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia:
1) Manusia itu terdiri dari empat unsur yang saling terkait. yaitu
a. Jasad, yaitu : badan kasar manusia yang nampat pada luamya. dapat diraba dan difoto, dan menempati ruang dan waktu.
b. hayat. yaitu : mengandung unsur hidup, yang ditandai dengan gerak.
c. ruh. yaitu : bimbingan dan pimpinan Tuhan. daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran. Suatu kemampuan mencipta yang bersifat konseptual yang menjadi pusat lahirya kebudayaan.
d. nafs, dalam pengertian diri atau keakuan. yaitu kesadaran tentang diri sendiri.
2) Manusia sebagai satu kepribadian mengandung tiga unsur yaitu :
a. Id, yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitif dan paling tidak nampak.
b. Ego. merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif` karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain.
c. Superego, merupakan struktur kepribadian yang paling akhir, muncul kira-kira pada usia lima tahun.
Dibandingkan dengan Id dan ego, yang berkembang secara intemal dalam diri individu, superego terbentuk dari lingkungan ekstemal. Jadi superego merupakan kesatuan standar-standar moral yang diterima oleh ego dari sejumlah agen yang mempunyai otoritas di dalam lingkungan luar diri, biasanya merupakan asimilasi dari pandangan-pandangan orang tua.

B. HAKEKAT MANUSIA

a. Mahluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh.
Tubuh adalah materi yang dapat dilihat, diraba, dirasa, wujudnya konkrit tetapi tidak abadi. Jika manusia itu meninggal, tubuhnya hancur dan lenyap. Jiwa terdapat didalam tubuh, tidak dapat dilihat, tidak dapat diraba, sifatnya abstrak tetapi abadi. Jika manusia meninggal, jiwa lepas dari tubuh dan kembali ke asalnya yaitu Tuhan, dan jiwa tidak mengalami kehancuran. Jiwa adalah roh yang ada di dalam tubuh manusia sebagai penggerak dan sumber kehidupan.
b. Mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempuma, jika dibandingkan dengan mahluk lainnya.
Kesempumaannya terletak pada adab dan budayanya, karena manusia dilengkapi oleh penciptanya dengan akal, perasaan, dan kehendak yang terdapat didalam jiwa manusia.

C. KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR

Sampai sekarang, ilmu psikologi di negara-negara Barat itu mengembangkan konsep-konsep dan teori-teori mengenai aneka wama isi jiwa, serta metode-metode dan alat-alat untuk menganalisis dan mengukur secara detail variasi isi jiwa individu itu. Sebaliknya, ilmu itu masih kurang mengembangkan konsep-konsep yang dapat menganalisis jaringan berkait antara jiwa individu dan lingkungan sosial budayanya.
Untuk menghindari pendekatan terhadap jiwa manusia itu` hanya sebagai subyek yang terkandung dalam batas individu yang terisolasi. maka Hsu telah mengembangkan suatu konsepsi, bahwa dalam jiwa manusia sebagai mahluk sosial budaya itu mengandung delapan daerah yang seolah-olah seperti lingkaran-lingkaran konsentris sekitar diri pribadi.

D. PENGERTIAN KEBUDAYAAN

Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Menurut Selo Soemardjan, dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Jadi, kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan, dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku, dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

E. UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN

Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:
  1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
    • alat-alat teknologi
    • sistem ekonomi
    • keluarga
    • kekuasaan politik
  2. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
    • sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
    • organisasi ekonomi
    • alat-alat, dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
    • organisasi kekuatan (politik)
  3. C. Kluckhohn mengemukakan ada 7 unsur kebudayaan secara universal (universal categories of culture) yaitu:
    • bahasa
    • sistem pengetahuan
    • sistem tekhnologi, dan peralatan
    • sistem kesenian
    • sistem mata pencarian hidup
    • sistem religi
    • sistem kekerabatan, dan organisasi kemasyarakatan
F. WUJUD KEBUDAYAAN
Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.
  • Gagasan (Wujud ideal) Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan, dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.
  • Aktivitas (tindakan) Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati, dan didokumentasikan.
  • Artefak (karya) Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret di antara ketiga wujud kebudayaan. Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur, dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.
G. ORIENTASI NILAI KEBUDAYAAN

Kebudayaan sebagai karya manusia memiliki sistem nilai. Menurut C.Kluckhohn dalam karyanya Variations in Value Orientation (1961) sistem nilai’ budaya dalam semua kebudayaan di dunia, secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia, yaitu:
1.Hakekat hidup manusia ( MH )
Hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstem; ada yang berusaha untuk memadamkan hidup, ada pula yang dengan pola-pola kelakuan tertentu menganggap hidup sebagai suatu hal yang baik, “mengisi hidup”.
2. Hakekat karya manusia ( MK )
Setiap kebudayaan hakekatnya berbeda-beda, diantaranya ada yang beranggapan bahwa karya bertujuan untuk hidup. Karya memberikan kedudukan atau kehormatan, karya merupakan gerak hidup untuk menambah karya lagi.
3. Hakekat waktu manusia ( WM )
Hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda; ada yang berpandangan mementingan orientasi masa lampau, ada pula yang berpandangan untuk masa kini atau masa yang akan datang.
4. Hakekat alam manusia ( MA )
Ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengeksploitasi alam atau memanfaatkan alam semaksimal mungkin. ada pula kebudayaan yang beranggapan manusia harus harmonis dengan alam dan manusia harus menyerah kepada alam.
5. Hakekat hubungan manusia ( MN )
Dalam hal ini ada yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia, baik secara horizontal (sesamanya) maupun secara vertikal (orientasi kepada tokoh-tokoh). Ada pula yang berpandangan individualistis (menilai tinggi kekuatan sendiri).

H. PERUBAHAN KEBUDAYAAN

Masyarakat dan kebudayaan dimanapun selalu dalam keadaan berubah, sekalipun masyarakat dan kebudayaan primitif yang terisolasi dan’ berbagai hubungan dengan masyarakat lainnya. Tidak ada kebudayaan yang statis, semua kebudayaan mempunyai dinamika dan gerak. Gerak kebudayaan sebenamya adalah gerak manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tadi. Gerak manusia terjadi oleh karena ia mengadakan hubungan-hubungan dengan manusia lainnya. Artinya, karena terjadi hubungan antar kelompok manusia di dalam masyarakat. Pada umumnya generasi muda dianggap sebagai individu-individu yang cepat menerima unsur-unsur kebudayaan asing yang masuk melalui proses akulturasi. Sebaliknya generasi tua dianggap sebagai orang-orang kolot yang sukar meneriina unsur baru. Hal itu disebabkan karena norma yang tradisional sudah mendarah daging dan menjiwai sehingga sukar sekali untuk mengubah norma yang sudah demikian meresapnya dalam jiwa generasi tua tersebut. Sebaliknya belum menetapnya unsur-unsur atau norma tradisional dalam jiwa generasi muda. menyebabkan bahwa mereka lebih mudah menerima unsur-unsur baru yang kemungkinan besar dapat mengubah kehidupan mereka. Berbagai faktor yang mempengaruhi diterima atau tidaknya suatu unsur kebudayaan baru diantaranya :
1. Terbatasnya masyarakat memiliki hubungan atau kontak dengan kebudayaan dan dengan orang-orang yang berasal dan’ luar masyarakat tersebut.
2. Jika pandangan hidup dan nilai-nilai yang dominan dalam suatu kebudayaan ditentukan oleh nilai-nilai agama, dan ajaran ini terjalin erat dalam keselunrhan pranata yang ada, maka penerimaan unsur baru itu mengalami hambatan dan harus disensor dulu oleh berbagai ukuran yang berlandaskan ajaran agama yang berlaku.
3. Corak struktur sosial suatu masyarakat turut menentukan proses penerimaan kebudayaan baru. Misalnya sistem otoriter akan sukar menerima unsur kebudayaan baru.
4. Suatu unsur kebudayaan diterima jika sebelumnya sudah ada unsur kebudayaan yang menjadi landasan bagi diterimanya unsur kebudayaan yang baru tersebut.
5. Apabila unsur yang baru itu memiliki skala kegiatan yang terbatas dan dapat dengan mudah dibuktikan kegunaannya oleh warga masyarakat yang bersangkutan.

I. KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Apabila manusia melupakan bahwa masyarakat adalah ciptaan manusia, dia akan menjadi terasing atau tealinasi (Berger. dalam terjemahan M.Sastrapratedja` 1991; hal : xv).

SUMBER:


BAGIAN II

By: Tri Handoyo Sasongko

SURAT KECIL UNTUK TUKANG BEGAL

Belakangan ini lagi marak banget berita tentang kasus Pembegalan. Kejadiannya gak cuman di Jakarta aja, di kota-kota laen jugak. Si tukang begal ini sebenernya pengecut banget, karena setiap beraksi mereka kerja bakti alias lebih dari satu orang buat ngelukain korbannya, curang kan maennya keroyokan. Terus si tukang begal ini terkenal sadis banget, ada yang tangan korbannya dibacok pake golok sampe mau putus, terus yang lebih serem lagi ada yang ditusuk pake parang sampe meninggal. Hihhh.

Kasus pembegalan ini udah sampai level meresahkan masyarakat banget. Jadi udah saatnya polisi mengambil tindakan yang tegas buat para pembegal ini. Soal gimana caranya, terserah deh. Klo ide saya sih, sewa Ade Rai buat ngeboncengin Chris John ditempat para pembegal beraksi. Saya yakin itu tukang begal bukannya ngebegal mereka berdua, tapi malah ngebegal dirinya sendiri.

Tapi sebenernya usaha dari aparat kepolisisan aja itu gak cukup, mesti ada dukungan dari pemerintah dan peran serta dari masyarakat buat membasmi para pembegal ini. Tapi untuk urusan hukuman, itu adalah tugas yang berwenang, kita sebagai masyarakat biasa jangan sampai ada yang namanya main hakim sendiri, kaya yang kejadian di daerah Tangerang itu. Pelaku begal yang lagi apes gaga ngebegal ditambah ditinggalin partner crimenya, akhirnya ya bisa ditebak, si tukang begal ini dikasih bogem mentah rame-rame, abis itu di bakar. Sayang banget ya, bensinnya.

Terakhir, saya mau minta sama Pemerintah dan aparat yang bersangkutan buat lebih mengambil tindakan nyata dalam pemberantasan si tukang-tukang begal ini. Dan buat masyarakat yang suka berkendaraan sendirian, pake motor, malem-malem, buat lebih waspada. Tipsnya nih buat yang suka pulang malem, usahakan buat ngelewatin jalan yang rame, walaupun agak jauh, dari pada ngelewatin jalan yang cepet tapi sepi. Sisanya, banyak-banyak dzikir ya kalo dijalan, Inshaa Allah selamat sampai tujuan. Amin. Terima kasih.

By: Tri Handoyo Sasongko

PERNAH KE JOGJA

Saya sekolah di Jakarta tapi tinggal di Bekasi. Saya orang Bekasi, tapi bukan asli Bekasi. Saya aslinya ganteng. Gak percaya? Sama. Jadi, saya itu cuman turis asal Bekasi yang baru pertama kali ini piknik ke Jogja bareng temen dalam rangka menyatukan kembali otak yang pecah gegara dipake buat mikir ujian semester kemaren.

Ngomong-ngomong soal Jogja dan sebagai orang yang pernah ke Jogja, bisa dibilang Jogja itu kota yang nyaman, ngangenin, dan macetnya gak kaya di Jakarta yang kalo berangkat pagi nyampenya besok malem. Terus udara di Jogja tuh masih sedikit pulusi gak kayak Jakarta yang bisa bikin muka cemong dan mengurangi kadar kegantengan saya ini. Maafkan Jakarta ya.

Walaupun cuman beberapa hari di Jogja, tapi saya udah ngerasa betah aja disana, karena apa? Karena suasananya. Disana tuh adem (tapi kalo siang panasnya sama aja kayak Jakarta), terus santai, tenang, dan bikin males ngapa-ngapain, kecuali melipir buat maen. Dan di Jogja tuh apa-apa murah, terutama harga makanannya. Kayak misalkan lo cuman punya duit 5.000 nih, itu lo udah bisa ke McD......yang disebrangnya ada warung nasi kucing, nah makan dah disitu. Jangan di McDnya, mahal!!! Karna pas disana saya nginep di rumah temen saya, saya jadi gak pusing mikirin dimana saya nginep. Etapi penginapan di Jogja murah-murah juga kok. Ada yang per malemnya cuman 20.000, ada air bersih sama kamar mandi, cuman ya itu, tidurnya dimasjid.

Pokoknya Jogja itu kota yang menyenangkan dan menenangkan, ditambah lagi dengan orang-orang yang ramah, itu yang buat orang yang padahal cuman piknik kaya saya aja bakal susah move on, apalagi orang asli Jogjanya. Jadi intinya, buat orang yang butuh kesenengan dan ketenangan, Jogjalah tempatnya.

By : Steven Stevanu


Kopi di Pagi Hari

           Pagi itu aku terbangun, melihat sebelah jendela yang sudah dihiasi mentari pagi yang bersinar, entah ini pukul berapa karena alarm weker ku pun sudah kupukul jauh-jauh sebelumnya. Kebiasaan ini sudah terbiasa aku jalani, selama hampir berbulan-bulan sampai aku lupa kapan aku memulai semua kebiasaan rutin ini.

          Terkadang aku memulai untuk melihat handphone ku yang sudah kutaroh bantal sebelumnya, seperti biasa hanya beberapa orang yang mengirimkan pesan singkat. Ibu, yang hanya tinggal sendiri dan sedang menjalani masa tuanya tanpa sosok seorang suami yaitu Bapakku yang sudah meninggalkan ku sangat lama karena penyakit yang ia derita. Aku hanya bisa berusaha untuk membahagiakan ibuku, selalu.

          Aku mulai beranjak dari tempat tidurku yang nyaman, lalu segera menggapai handuk yang sudah disiapkan pembantuku sebelum aku bangun dan segera menuju ke kamar mandi. Dalam kamar mandi aku selalu duduk terlebih dahulu dan merenung semua kejadian yang sudah terlewatkan dan menerka apa yang akan terjadi selanjutnya dalam hidupku ini. Beberapa kali aku memegang kepalaku dan selalu merasa bersalah atas beberapa hal yang telah aku perbuat, yang telah aku lupakan dan tinggalkan, dan tak tau apa dampak itu ke orang yang sudah terkena masalah ini. Aku hanya bisa berdoa semua yang Diatas selalu memaafkan atas semua kesalahan ku dimasa lalu, entah itu berat atau ringan aku tidak peduli, sekali salah tetap salah.

         Air pagi hari ini sangat dingin, menusuk kedalam iga dan fikiranku dalam yang membuat aku terus berfikir akan apa yang terjadi. Kesepian yang hanya ditemani oleh sosok seorang ibu yang selalu menyemangati dari jauh dan terpisah oleh pekerjaan, aku hanya bisa berdoa semoga dia baik baik saja disana. Sakit rasanya meninggalkan sosok seorang pahlawan yang sudah membimbingku sejauh ini dan selalu mendorongku dari belakang, tak mungkin aku melupakannya.

         Sehabis mandi aku langsung menggapai semua pakaian kerjaku lengkap, dasi yang menemani ku, setelan jas yang hampir sama, kemeja yang selalu memperlihatkan karisma seseorang, dan celana bahan yang menambahkan kesan karismatik dalam bekerja. Aku mungkin seorang pengusaha besar, tapi kehidupan yang hampa ini membuat semua kekayaan ini fana, bahkan tanpa seorang ibu yang jauh disana karena terpisah jarak dan pekerjaan.

          Setelah aku memakai semua pakaianku, akupun mulai beranjak turun tangga, terlihat diatas meja makan selalu ada potongan roti isi coklat dan gula yang aku suka dan kopi hitam yang selalu menemani pagi ku, sangat nikmat. Sepotong roti kumakan dengan lahap karena aku ingat semalam aku tidak makan apa apa karena meeting mendadak di kantor. Dan bagian kesukaan ku saat menyeruput kopi, semua kenangan yang pahit atas rasa bersalah seketika hilang, entah karena sensasi kopi yang selalu menyegarkan otak ini semua hilang seketika, aku hanya berfikir bagaimana cara membahagiakan ibuku selalu dan selalu melakukan hal hal baik dimasa yang akan datang, aku tak boleh tersangkut dengan masa laluku yang pahit, aku harus maju entah bagimana caranya.

        Semua rutinitas ini aku lakukan hanya untuk satu tujuan, membahagiakan ibuku selalu bagaimanapun resikonya dan pasti dengan cara yang positif aku akan membahagiakan ibuku. Aku sayang ibu, walau bagaimana engkau.


EFEK RUMAH KACA

Tipis ozon
Debu kosmik
Hujan asam
Matahari tiada tirai

Bakal bunga tak mekar
Daun-daun berlubang
Energi tak berputar
Wajah bumi menangis

Sedang kita tak mengerti
Kita akan terbakar
Kita akan wariskan
Untuk anak dan cucu kita
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS